Showing posts with label Heboh. Show all posts
Showing posts with label Heboh. Show all posts

Monday, October 11, 2010

Nenek Dithan, Karena Mencuri Enam Piring

TANGERANG Menteri Hukum dan HAM, Patrialis Akbar, mengaku prihatin terkait penahanan yang menimpa Rasminah binti Rawan, warga Ciputat Tangerang Selatan, Banten, karena dugaan mencuri enam piring dan baju milik majikannya.

“Seharusnya tidak perlu ditahan. Sebab, usianya sudah sangat lanjut dan perkaranya pun tidak besar. Cukup dengan jaminan saja,” kata Patrialis Akbar, saat ditemui seusai acara peresmian Program Pemulihan Andikpas (Restorative justice), di Lembaga Pemasyarakatan Anak Pria Tangerang, Senin (11/10/2010).

Silahkan melanjutkan membaca berita yang dihimpun oleh team Gedabruss dari salah satu media onlin Surya.co.id

Patrialis mengungkapkan, kasus yang menimpa Rasminah seharusnya tidak dilakukan penahanan dengan terburu-buru. Pihak kepolisian maupun pengadilan harus melakukan pendekatan kekeluargaan. Apalagi, bila dilihat barang yang diduga dicuri oleh Rasminah tergolong kecil.

Tak hanya itu saja, Rasminah pun hanya pembantu rumah tangga yang tidak menutup kemungkinan, barang tersebut tertinggal di rumah bukan karena dicuri. “Harus ada pendalaman kasus terkebih dahulu, sebelum dilakukan penahanan,” katanya mengungkapkan dan mengaku merasa kaget.

Harus Cross Check

Selain itu, Patrialis mengungkapkan bahwa aparat penegak hukum pun tidak boleh sewenang-wenang melakukan penahanan. Sebab, laporan dari pihak yang merasa dirugikan harus dilakukan cross-check terlebih dulu sebelum melakukan ke jalur hukum seperti pengadilan.

Karena itu, kedepannya, Patrialis mengimbau agar penegak hukum untuk melihat secara jelas kasus yang ada. “Penegakan hukum harus dilakukan secara adil bukan karena dorongan salah satu pihak. Apalagi, kasus tersebut menimpa orangtua yang sudah lanjut usia,” katanya menambahkan.

Kasus penahanan Rasminah binti Rawan bermula atas laporan majikannya bernama Siti Aisyah Matgatos Soekarno Putri dengan tuduhan pencurian enam buah piring, baju, dan sop buntut sapi. Akibat tuduhan tersebut, kemudian Rasminah ditahan di LP Wanita Tangerang sejak empat bulan lalu, dan sedang menjalani proses persidangan.

read more...

Wednesday, July 21, 2010

Ahli Masak Itu Ternyata Robot

Jepang tiada habisnya menciptakan robot-robot yang dapat membantu tugas manusia. Inovasi terakhir adalah robot pemasak. Sesuai namanya, robot yang diberi nama Okonomiyaki Robot ini bisa memasak roti khas Jepang, okonomiyaki. Robot tersebut sangat lihai memasak hingga menyajikannya.

Saking lihainya, ia dapat melakukan semua detail proses dari mengaduk bahan-bahan di mangkuk, menuangkannya ke atas loyang panas, membalik hasil masakan agar matang merata, dan menyajikannya di atas piring. Ia juga bisa langsung menyajikan hasil masakan dengan dua tangannya bahkan menawarkan diri membawakan bumbu tambahan lain atau jenis saus yang diinginkan.

Kemampuan tersebut didemonstrasikan di International Food Machinery and Technology Exhibition di Tokyo, Selasa (9/6). Robot Okonomiyaki itu dibuat oleh Toyo Riki Co, sebuah perusahaan perancang robot di Osaka. Kompas.com

read more...

Edan! Keledai Itu Dijatuhkan Dari Langit

Pernah lihat keledai terjun payung? Itulah yang membuat terkejut warga yang berlibur di pantai Rusia ketika mereka melihat keledai melayang-layang di langit biru di atas pantai Laut Azov di Rusia selatan pekan lalu.

"Hewan yang terikat pada parasut itu melenguh ketakutan saat dia terbang berkeliling di atas kepala orang yang berlibur dan sedang menikmati sinar Matahari di pantai Cossack, Golubitskaya, Krasnodar," kata polisi.

Wanita jurubicara polisi regional mengatakan, keledai tersebut melayang-layang di udara sebagai hasil dari aksi komersial tanpa jadwal oleh beberapa perusahaan Rusia untuk menarik orang berlibur ke pantai pribadi mereka.

Tapi bukan cuma menarik minat orang yang berlibur, mereka juga menarik perhatian polisi regional yang mengetahui tentang keledai terbang itu awal pekan ini dan melakukan pemeriksaan.

"Keledai tersebut berteriak-teriak dan anak-anak menangis. Tak ada seorang pun yang punya pikiran untuk menghubungi polisi," kata Larisa Tuchkova, wanita juru bicara polisi regional.

Bukan cuma itu, tambahnya, orang-orang segera mengambil ponsel mereka dan menghubungi surat kabar setempat mengabarkan peristiwa sadis itu.

"Keledai tersebut melayang-layang sangat tinggi di udara sehingga anak-anak di pantai menangis dan bertanya kepada orang-tua mereka. Kenapa mereka mengikat anjing kecil ke parasut," demikian laporan surat kabar tersebut.

"Keledai itu mendarat dengan cara yang mengerikan. Hewan malang tersebut lalu terseret beberapa meter di sepanjang permukaan air, sebelum ditarik ke pantai dalam kondisi setengah mati," kata redaktur surat kabar Taman, Elena Iovleva.

Menurut Elena Iovleva, peristiwa tersebut sangat mengejutkan bahkan bagi negara yang anti kekerasan terhadap binatang ini membuat terkejut warga setempat. "Ini tak pernah terjadi sebelumnya," kata Iovleva.

Tayangan keledai yang terikat parasut disiarkan oleh stasiun televisi nasional Rusia, Selasa (20/7/2010).KOMPAS.com
read more...